Banner

News Update

Ajak Pelajar Peduli PLHIV Melalui Dance4Life

Memperingati Hari AIDS Se-Dunia 2009, Lakpesdam Bangil mengajak masyarakat khususnya pelajar memberikan support pada PLHIV dalam bentuk “dance4life”. Tarian kolosal ini dilakukan oleh sekitar 500 pelajar SMA di alun-alun Bangil untuk menunjukkan kepedulian pada ODHA dan OHIDA yang selama ini cenderung dikucilkan dan terdiskriminasi.

Aktivis LSM Peduli HIV-AIDS Meninggal

PANDAAN - Kalangan aktivis di Kabupaten Pasuruan berduka. Pendamping LSM peduli HIV-AIDS Sadar Hati, Didik Kadarusno meningal dunia. Lelaki asal Surabaya itu meninggal di saat mengikuti pelatihan para pendamping kelompok IDU (Injecting Drug User), di Bandung, Kamis siang (30/4).

Kabar meninggalnya aktivis itu disampaikan Nizam Yahya, rekan yang juga sesama aktivis peduli HIV-AIDS. Kemarin pagi, jenasah Didik dibawa ke rumah duka di Surabaya. "Saya juga kaget. Sebab, setahu saya dia sedang mengikuti pelatihan di Bandung," terang Nizam, koordinator lapangan LSM Paramitra ini.

Sebelum meninggal, Didik yang pada 6 Juni nanti berusia 37 tahun itu memang dikabarkan mengikuti training di sebuah hotel di Bandung. Kegiatan itu diikuti para aktivis pendamping kelompok pengguna narkoba suntik. Termasuk Didik.

Soal Awal Mula Pemindahan Rekening Kasda

Muzammil: Dewan Tak Ada yang Tahu

PASURUAN - Dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi kasda Pemkab Pasuruan Selasa (31/3) lalu terungkap pangkal pemindahbukuan rekening kasda pada Januari 2001. Yakni dari Bank Jatim ke Bukopin cabang Malang. Tapi, proses tersebut ternyata tak diketahui DPRD periode itu.

Saat terjadi pemindahbukuan itu, ketua DPRD Kabupaten Pasuruan (1999-2004) dijabat oleh Muzammil Syafi'i. Tapi, ketika dihubungi kemarin, Muzammil mengaku di masa jabatannya sebagai ketua DPRD ia tak pernah diberi tahu sedikitpun soal pemindahbukuan rekening kasda itu.
"Saya saja baru tahu ketika kasus ini mulai hangat dibicarakan. Yang jelas, dewan di periode saya menjabat sebagai ketua, tidak ada yang tahu pemindahan rekening tersebut," kata Muzammil yang juga mantan Wabup Pasuruan di periode Bupati (alm) Jusbakir Aldjufri.
 

Ratusan Massa Datangi Sidang Perdana Kasdagate

Janji kalangan LSM di Pasuruan untuk mengusung massa dalam sidang perdana kasus kasda dipenuhi. Kemarin, Pengadilan Negeri Kota Pasuruan kedatangan tamu ratusan massa. Mereka datang dengan tujuan memberi support kepada majelis hakim, agar menyidangkan kasus itu secara transparan.

Ratusan massa itu berasal dari LSM LIRA, AMPPAS, BATK, Forbes dan lain-lain. Mereka sudah mulai memenuhi halaman PN Pasuruan sekitar pukul 09.00. Ada yang datang dengan mengendarai motor, mobil bak terbuka sampai truk.

Spanduk-spanduk juga dibawa. Bahkan LSM AMPPAS mengenakan seragam yang di belakangnya bertuliskan "Mati adalah solusi bagi para koruptor". Tak pelak petugas polisi dan satpam dibuat sibuk kedatangan massa tersebut. Setiap orang yang masuk ke PN lebih dulu digeledah.

Turun Jalan dan Buka Kantin Kejujuran

Kejari Sambut Hari Antikorupsi Sedunia

PASURUAN - Hari ini, 9 Desember, diperingati sebagai hari antikorupsi sedunia. Beragam aktivitas dilakukan untuk memperingatinya. Termasuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil yang hari ini bakal turun jalan.

Rencananya, para jaksa dipimpin Kajari M Sjafaruddin Madjid akan turun ke jalan dan sekolahan. Aksi yang dilakukan korp berbaju coklat tua ini untuk mengingatkan masyarakat dan generasi mudah agar selalu berkata dan bertindak jujur. Lebih dari itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan tindak korupsi.

HIV dan AIDS di Pasuruan Mengkhawatirkan

Pasuruan – Jumlah kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Pasuruan menurut data yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan sejak tahun 1993 sampai dengan 2008 dilaporkan terdapat 229 kasus HIV dan AIDS. Dari keseluruhan itu, terdiri 97 kasus HIV dan 129 kasus AIDS. Dari tiap tahunnya perkembangan kasus ini menunjukkan angka peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari tahun 2006 terdapat 30 kasus, 80 kasus pada tahun 2007 dan di tahun 2008 sempai dengan bulan Juli sudah tercatat 66 kasus HIV dan AIDS.

Empat Kasus Korupsi Digelar di PN

Kejari Sertakan Berkas 10 Tersangkanya

PROBOLINGGO - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kraksaan Syahpuan SH berjanji dalam waktu dekat ini akan menggelar empat kasus korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan. Bersamaan dengan itu, juga bakal disertakan berkas 10 tersangkanya. Di antaranya, berkas kasus korupsi dana Gerdutaskin anggaran tahun 2007 dengan kerugian uang negara sebesar Rp 45 juta. Dalam kasus ini, Sawal, Kepala Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, jadi tersangka. Karena dia tidak menyalurkan dana APBD Jawa Timur tersebut ke warga miskin.

Puluhan Karyawan Luruk Gedung DPRD, Menolak PHK Sepihak

PASURUAN, Puluhan Karyawan PT Budi Rejo indo Baujeng Kecamatan Beji yang memproduksi Produk Furniture Ekspor ke Korea Kamis, (27 April 2008) kemarin pagi mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pasuruan dengan membawa spanduk berisikan ”Tolak PHK Sepihak”. Aksi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan  kebangkrutan perusahaan yang menyebabkan seluruh karyawan perusahaan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja. Tetapi secara diam-diam perusahaan mengambil karyawan kembali melalui jasa CV.Out Sourcing Malang. Dengan alasan efisiensi. Dampak dari PHK sepihak ini merupakan pukulan berat bagi karyawan. Karena tanpa ada pembicaraan dan negosiasi terlebih dahulu.

Tentang Kabupaten Pasuruan di Hari AIDS

Kampanye bahaya HIV dan AIDS sudah lama didengungkan. Bersamaan dengan itu, jumlah warga yang positif terinfeksi virus justru kian bertambah. Termasuk di Kabupaten Pasuruan yang hingga tahun ini, jumlahnya mencapai 226 orang.

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan gejala penyakit menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat serangan virus dalam tubuh. Cara kerja virus ini adalah menyerang salah satu jenis dari sel-sel darah putih yang bertugas menangkal infeksi. Sel darah putih tersebut termasuk limfosit yang disebut "sel T-4" atau disebut juga "sel CD-4". Virus HIV ini hidup didalam 4 cairan tubuh manusia, yaitu: cairan darah, cairan sperma, cairan vagina dan Air Susu Ibu (ASI). Rusaknya sistem kekebalan tubuh inilah yang menyebabkan tubuh rentan terhadap serangan berbagai penyakit. Yang pada tahap paling fatal akhirnya meninggal.

Kepala Bappeda Susul Masuk Tahanan

Sempat Menolak Diperiksa tanpa Kuasa Hukum

BANGIL - Dua tersangka kasus kebocoran dana Kasda Pemkab Pasuruan Rp 33 M telah masuk tahanan. Setelah tersangka Totok Setyo Susilo, sekira pukul 17.00 kemarin giliran Indra Kusuma, mantan kabag Keuangan yang kini menjabat kepala Bappeda, dijebloskan ke Rutan Bangil. Tim kejaksaan sendiri membutuhkan waktu beberapa jam untuk melakukan penahanan terhadap Indra. Sebab, Indra sempat menolak diperiksa tim penyidik kejaksaan.

86 Orang Positif HIV dan AIDS

PANDAAN - Voluntary Counseling and Testing (VCT) di Puskesmas Pandaan punya data mengejutkan. Selama dua tahun ini, pihak VCT mencatat ada 86 pasien dari kota dan kabupaten Pasuruan yang positif HIV/AIDS.Data sementara ini didapatkan dari hasil laboratorium yang dimiliki pihak puskesmas Pandaan. Sebelumnya, pihak VCT juga menerima keluhan dari ratusan orang.

Kasus AIDS, Pasuruan Terbesar Ketiga

PANDAAN- Ini perhatian buat warga Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Pasuruan menempati ranking ketiga dalam jumlah temuan kasus AIDS. Kasus AIDS di Kabupaten Pasuruan disebutkan sebanyak 204 kasus. Lebih rendah dibanding Kota Surabaya sebanyak 465 kasus dan Sidoarjo 242 kasus. Namun, lebih tinggi dibanding Kota dan Kabupaten Malang yang menempati urutan keempat dan kelima.

Home Programs Human Rights Promoting Tolerance and Non-Discrimination
Promoting Tolerance and Non-Discrimination PDF Print E-mail

The protection against discriminations on the grounds of ethnic origin, religion or ideology, disability, age or sexual orientation has been considerably improved through the implementation of the two national anti-discrimination directives. A number of legal provisions were enacted which now forbid discrimination in professional life, and to a certain degree also in other walks of life, and see to it that compensation can be claimed by the persons concerned. Discriminatory policies and gross violations of minorities in the East Java, particularly Christians, have resulted in mass exodus. In the Lakpesdam study, we concentrated on the situation of the East Java community especially in Tapal Kuda. For example of the oppressed Christian minorities of the region, where one would be shocked by the utter disregard of the international human rights law, including the UN Declaration on the Rights of Minorities.

In March we conducted workshop local regulation for protection of chines ethnic and religious minority in Pasuruan. The 4 days of workshop was conducted trough cooperation with local religious and ethnic minorities groups. The direct beneficiaries of the workshop will be minorities and institutions responsible for and working with Indonesia populations, including government officials, media (local and national) as well as non-governmental organizations. The workshop also to improve the conditions of human rights of one of the most vulnerable and marginalized communities in Tapal Kuda; communities, to work with minority communities to educate the majority and change their perceptions and views about disadvantaged minorities, creating an inclusive society. This will support the process of placing the issue of Indonesia development as a priority of the new Government. There are two main components: training programme on anti-discrimination and several advocacy and awareness-raising activities.

During January-October; LAKPESDAM implementation within the project the following activities will be taking place: monitoring of the local media, on-line consultations on the issues of unequal treatment and non-discrimination to all those who suspect their rights have been alleged provided by the specialists of the legal information centre for human rights. Also public campaigns aimed at introducing the issue are planned and a two day seminar for the East Java journalist with the participation of the local and international experts, lawyers, policymakers and journalists supplemented by publications in the local media will take place. The brochure with the materials of the seminar, gathered within the project information and comments will be prepared and published in three languages: Madureese, Java and Indonesia as well as website launched as the final stage of the project.
In December we conducted seminar and public consultation; the seminar aim is to will contribute to the respect of social and cultural human rights among Indonesia minority communities in Tapal Kuda, the strategy on Human Rights and the international treaties of protection of Human Rights ratified by the country. LAKPESDAM is embarking on a programme to improve the overall economic and social conditions of disadvantaged minorities, particularly Indonesia persons living in poverty. As a first step, small-scale initiatives will be taken to increase capacities and raise awareness among government officials (both central and local level), media, and some NGOs working in the security sector.
 

Polling

Sikap NU terhadap parpol sebaiknya....
 

Who's Online

We have 2 guests online